Sunday, March 3, 2013

Syaratnya Agar Doa Dikabulkan


REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Makmun Nawawi

Abas ad-Dauri berkata, "Telah bercerita kepada kami Ali bin Abi Fazarah, tetangga kami. Ia berkata, 'Umi saya cacat dan tak bisa jalan sekitar 20 tahun lamanya. Suatu hari ia berucap padaku, Pergilah ke Ahmad bin Hambal, dan mintalah padanya agar dia mendoakan saya. Aku pun mendatanginya, lalu kuketuk pintunya, sementara beliau sedang berada di ruang tengah'."


Budaya Tak Ingin Populer Muslim Menurun


REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : Makmun Nawawi

Al-Hasan al-Bashri bertutur tentang Ibnul Mubarak. Suatu saat Ibnul Mubarak pernah datang ke tempat sumber air yang disesaki banyak orang yang menggunakannya untuk minum. Kala itu orang-orang tidak ada yang mengenal siapa Ibnul Mubarak.
Orang-orang akhirnya saling berdesakan dan saling mendorong untuk mendapatkan air tersebut. Ketika selesai mendapatkan minuman, Ibnul Mubarak pun berkata pada al-Hasan al-Bashri. “Kehidupan memang seperti ini. Inilah yang terjadi jika kita tidak terkenal dan tidak dihormati.”

Inilah Keutamaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir

REPUBLIKA.CO.ID, Oh Kusnandar SThI 
Setiap selesai shalat kita disunahkan berzikir. Salah satu amalan yang biasa kita lakukan adalah dengan membaca tasbih, tahmid dan takbir, masing-masing tiga puluh tiga kali. 

Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa bertasbih sebanyak tiga puluh tiga kali, bertakbir tiga puluh tiga kali, dan bertahmid tiga puluh tiga kali, kemudian mengucapkan: Laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ’ala kulli sya’in qadir, setiap selesai shalat, maka akan diampuni dosanya meski sebanyak buih di lautan.”(HR Imam Ahmad, Darimi, Malik)

Alhamdulillah.....Ada Masjid Mualaf di Prancis


REPUBLIKA.CO.ID,  Sebuah masjid di Prancis dijuluki "Masjid Mualaf" karena banyaknya pemeluk non-Islam yang melantunkan syahadat di masjid tersebut. 

Setiap tahun, masjid tersebut dapat mengislamkan sekitar 150 mualaf Perancis. Angka yang sangat besar mengingat Prancis merupakan negara sekuler dan tempat menjamurnya islamofobia.

Thursday, February 21, 2013

FUK MENG (FUAD) Mualaf Tionghoa Jadi Ustadz Salafi

Assalamualaikum Wr.Wb
jumpa lagi denggan kami setelah beberapa bulan gak online sekarang saya bisa online lagi.
sekarang saya angin menyajikan sebuah kisah mualaf yang saya ambil dari sebuah sumber online
ini dia kisahnya

Nama saya Fuk Meng dan nama panggilan Afu, lahir di Makassar tepatnya di jalan Buru kecamatan Wajo (kemudian selalu berpindah-pindah) pada tanggal 21 juli 1977 dari orang tua yang mengikuti aliran konfuchu. Kami 7 bersaudara dengan saya sebagai anak kelima dan anak tunggal laki-laki. Keadaan saya persis seperti yang beliau saw sabdakan “Setiap anak lahir diatas fitrahnya, tetapi dua orang tuanya yang menjadikan dia yahudi atau nashrani atu majusi”.
Hari-hari kecil hampir seharian terisi dengan kegiatan bermain di luar rumah disebabkan kesibukan bapak menjahit dan ibu jaga toko, mereka bukan dari keluarga yang memperhatikan dunia pendidikan, sedangkan teman-teman ada yang dari keluarga muslim dan mayoritas dari keluarga non muslim.

Translate