REPUBLIKA.CO.ID, Delapan tahun silam, Robert Salaam memutuskan untuk
menjadi Muslim. Keputusan itu dilalui melalui proses pencarian yang
panjang. Kini, ia menjadi salah satu pejuang Muslim AS yang bekerja
keras meluruskan kesalahpahaman tentang Islam di negeri kelahirannya.
Sebelum
menjadi Muslim, Robert begitu kagum dengan Alquran. Setiap membacanya,
ia merasa termotivasi untuk terus berpikir. Motivasi itu sangat
membantunya untuk menemukan Tuhan yang ia cari.
REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Jumlah pekerja asing khususnya di
bidang teknologi memang banyak di Arab Saudi. Menariknya, sebagian dari
mereka akhirnya memutuskan untuk menjadi Muslim.
Seorang insinyur teknologi asal AS, Stuart Elby (33 tahun), misalnya,
menjadi Muslim setelah cukup lama mempelajari Islam. Ia mengaku
terkesan dengan cara setiap Muslim menghormati orang yang lebih tua.
"Jujur, saya tertarik ketika orang-orang mencium kening orang yang
lebih tua
REPUBLIKA.CO.ID, SOMERSET -- Sejak resmi menjadi seorang muslim, Morales
aktif berdakwah. Selain berdakwah di North Hudson Islamic Educational
Center, ia juga bekerja di lembaga Islamic Center Amerika Utara (ICNA).
Semenjak
ICNA menjalankan proyek 'Why Islam', lembaga yang didirikan sebagai
tempat berkonsultasi atau pertanyaan seputar Islam dan muslim, boleh
dikatakan begitu bekerja keras. Karena kewalahan, lembaga ini
membutuhkan tenaga bantuan.
REPUBLIKA.CO.ID, SRINAGAR -- Kehadiran mushaf Alquran berusia ratusan tahun dalam Pameran di Khasmir, seolah mengingatkan kembali masuknya Islam ke kawasan tersebut.
"Ini mushaf Alquran tertua di Khasmir. Sebab isinya masih terjemahan Persia," papar Khalid Bashir, sekretaris Akademi Seni, Budaya dan Bahasa Jammu Kashmir seperti dikutip twocircles.net, Rabu (15/8).
Khalid mengatakan naskah ini dibuat oleh Fathullah Kashir. Dari catatan tahun pembuatan, dapat diketahui Islam telah masuk ke Khasmir lebih awal ketimbang apa yang diketahui sekarang ini. "Saya percaya, Islam masuk ke Kashmir 83 tahun sebelum ada konflik politik," kata dia.
REPUBLIKA.CO.ID, Ketika dua orang mengajarkan dua hal yang saling bertentangan, seseorang harus memilih yang mana yang harus diikuti. Laurence Brown lebih mempercayai Yesus dibandingkan Paulus.
‘’Menurut Yesus Tuhan adalah satu, sedangkan Paulus menganggap Tuhan itu tiga,’’ ujar Laurence. Yesus juga mengatakan bahwa Perjanjian Lama dapat dipakai, sementara Paulus mengatakan sebaliknya. Hal inilah yang membuat Laurence memutuskan untuk mempercayai Yesus.
Laurence tinggal di lingkungan yang masyarakatnya banyak menganut Kristen. Mereka sangat dekat dengan kekristenan, namun tidak benar-benar memahami tentang keimanan itu sendiri dan mereka tidak benar-benar menganut keyakinan tersebut.